Kamis, 06 Februari 2014

CARA SCREENSHOOT PADA MONITOR PC / LAPTOP

cara screenshoot layar komputer / laptop
1 - Pilih bagian layar yang akan di scrnshoot
2 - Tekat tombol Alt + Prt Scr Sys Rq __ yang ada di keyboad Komp / laptop
3 - Buka Microsoft Word lalu tekan Ctrl V / Paste..
4 - Save hasil gambar = klik kiri bagian gambar dan Save as images........ Beressss... :D



CARA MUDAH MENGETAHUI ID FACEBOOK

CARI ID

CARA MENGETAHUI ID FACEBOOK
Ada beberapa cara untuk mengetahui ID Facebook teman atau Halaman Facebook. Bisa secara manual maupun dengan bantuan Generator ID Facebook. Cara-caranya adalah sebagai berikut:

  • Klik Nama Target; 
    Lihat alamat URL-nya,maka akan didapat
    http ://m.facebook.com /profile.php?id= 1000123456789&refid=0
    Maka ID temanmu adalah 1000123456789.
  • Bagaimana jika yang didapat seperti ini:
    http: //www.facebook.com/paijo
    Berarti temanmu sudah menggunakanUsername,Caranya cukup mudah,tinggal ganti hurufm menjadi graph, maka menjadi http:// graph.facebook.com/ paijo kemudian klik Go.
  • Atau masukkan Username temanmu ke Generator ID Facebook dibawah ini,kemudian klik Cari ID.

Masukkan Username:

  1. Klik Foto Profil atau
  2. Klik Komentar Status
    Nanti akan didapat URL yang lumayan panjang,namun pada intinya ID terletak diantara teks ...id= dan&refid....Contoh:
    ~Pada Foto Profil:
    http: //m.facebook.com/photo.php?fbid=346058002078151&id=1000123456789&refid=0
    ~Pada Komentar Status:
    http: //m.facebook.com/story.php? story_fbid=374473385903279&id=1000123456789&refid=0

    Mudah bukan?

JADWAL PEMBERIAN IMUNISASI BAYI

imunisasi bayiJadwal imunisasi bayi sebaiknya diketahui oleh para orang tua. Dengan mengetahui jadwal imunisasi ini, bayi di harapkan mendapatkan kekebalan tambahan guna mengarungi kehidupan kedepannya.
Pada saat awal kelahiran, bayi memang akan mendapat kekebalan atau perlindungan alami dari ibunya. Kekebalan alami bayi ini di dapat saat di lakukan proses inisiasi dini. Namun, kekebalan atau perlindungan alami ini hanya bersifat sementara dan hanya berlaku terhadap suatu jenis penyakit tertentu yang memang ibu bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut. Antibodi ini tidak akan bertahan lama, maka bayi rentan terkena berbagai penyakit, oleh karena itu disinilah fungsi imunisasi untuk meneruskan kekebalan alami kepada bayi yang telah di berikan oleh ibunya.
Adapaun cara kerja imunisasi ini biasanya dengan cara menyuntikkan atau meneteskan vaksin ke dalam tubuh bayi. Vaksin yang di berikan ini sebetulnya adalah sejenis kuman atau bakteri yang telah di lemahkan. Ketika, kuman tersebut masuk ke dalam tubuh bayi, maka bayi akan bereaksi dengan membentuk antibodi sendiri untuk melawan kuman tersebut. Jadi dengan di beri imunisasi, sebetulnya adalah memacu sistem tubuh bayi untuk memproduksi kekebalan tubuhnya, sehingga, ketika suatu saat nanti bayi benar-benar terserang oleh kuman yang sebenarnya, tubuh bayi telah memiliki antibodi untuk melawannya.

Jadwal Pemberian Imunisasi Bayi

Jenis VaksinUmur Pemberian Vaksinasi
BulanTahun
LHR12345691215182435610 12 18
B C G1 Kali
Hepatitis B12
Polio12345
D P T123456 (td)7 (td)
Campak15
Hib1234
Pneumokokus1234
InfluenzaDiberikan 1 kali dalam 1 tahun
Varisela1 kali
M M R12
TifoidSetiap 3 tahun
Hepatitis A2 kali - interval 6-12 bulan
H P V3 kali
Keterangan:
  • Imunisasi BCG: Ditujukan untuk memberikan kekebalan bayi terhadap bakteri tuberkolosis (TBC)
  • Imunisasi DPT: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadapat penyakit Dipteri, Pertusis (batuk rejan) dan tetanus.
  • Imunisasi Polio: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadap penyakit polio (kelumpuhan)
  • Imunisasi Hib: Mencegah bayi terkena infeksi Haemophils influenza tipe b yang dapat menyebabkan penyakit meningitis, infeksi tenggorokan dan pnemonia. Imunisasi Hib ini sangat mahal, maka belum di wajibkan.
  • Imunisasi Pneumokokus: melindung bayi dari bakteri penyebab infeksi pada telinga. Selain itu bakteri ini bisa menimbulkan permasalah serius seperti meningits dan infeksi pada darah (bakteremia)


Sumber : Jadwal Pemberian Imunisasi Bayi http://bidanku.com/jadwal-pemberian-imunisasi-bayi#ixzz2sbCBOhED

PROGRAM IMUNISASI DAN PEREDARAN VAKSIN

Program Imunisasi dan Peredaran Vaksin



Pemberian vaksin merupakan upaya preventif untuk mencegah beberapa penyakit infeksi berat yang dapat menimbulkan kematian atau kecacatan, mencegah penyebaran penyakit, sehingga suatu saat penyakit tersebut terbasmi.

Imunisasi merupakan program yang dijalankan hampir seluruh negara di dunia yang pola dan jadwal imunisasinya disesuaikan dengan pola epidemiologis dan kemampuan pembiayaan program masing-masing negara.

Sebelum vaksin digunakan pada manusia, tahapan ilmiah harus dilalui untuk menjamin keamanan dan efikasinya (dimulai dari uji pada binatang, manusia, kelompok tertentu, ‘multi countries’). Vaksin yang beredar di Indonesia sudah tentu setelah mendapat pengkajian ilmiah ulang yang mendalam, mencakup uji keamanan dan manfaat dari Pemerintah, dalam hal ini Badan POM dan Departemen Kesehatan, dan bila diperlukan, meminta masukan organisasi profesi terkait, misalnya IDAI untuk vaksin yang akan diberikan kepada anak, atau organisasi profesi lainnya sesuai indikasi (misalnya PAPDI, POGI).

Keputusan akhir tentang dapat atau tidaknya satu vaksin beredar berada pada pemerintah (Badan POM) dan bukan pada organisasi profesi termasuk IDAI. Keberadaan dan peredaran vaksin di Indonesia berdasarkan ijin Badan POM. Oleh karena itu, tidak mungkin vaksin dapat beredar tanpa ijin BPOM.

Vaksin setelah berada di pasaran masih dipantau kelompok independent (Komnas dan Komda KIPI, diketuai dokter spesialis anak di setiap propinsi) yang bertanggung jawab kepada Menteri Kesehatan.

Ikatan Dokter Anak Indonesia memasukkan suatu vaksin ke dalam Rekomendasi Jadwal Imunisasi IDAI apabila vaksin tersebut sudah mendapat ijin edar pemerintah dan dilakukan kajian ilmiah oleh Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi IDAI.



Dr. Badriul Hegar, Sp.A(K) (Ketua Umum IDAI)
Dr. Sudung O. Pardede, Sp.A(K) (Sekretaris Umum IDAI)

KENALI 7 IMUNISASI TAMBAHAN PADA ANAK

Kenali 7 Imunisasi Tambahan


Selain imunisasi wajib (vaksin BCG, polio tetes minum (polio oral), DPT, hepatitis B dan campak) yang direkomendasi Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Anda juga perlu tahu imunisasi yang dianjurkan.

Imunisasi yang dianjurkan ini diteliti bisa mencegah berbagai penyakit, antara lain: radang paru-paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis), campak Jerman, Hepatitis A, dan kanker mulut rahim.

Vaksin tersebut belum masuk dalam daftar imunisasi PPI dan tidak disubsidi pemerintah –sehingga disebut tidak wajib atau ‘hanya’ dianjurkan saja. Jadi perbedaannya bukan masalah perlu atau tidak perlu, lho, Ma.

Jadi? Imunisasi wajib adalah vaksin minimal yang harus didapat anak dengan fasilitas disediakan pemerintah. Sedang tambahannya, bila mampu, baik sekali jika juga diberikan pada anak. Apa saja imunisasi yang dianjurkan?

Hib
Manfaat: Melindungi tubuh dari virus Haemophilus influenza type B, yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan epiglotitis (infeksi pada katup pita suara dan tabung suara).

Waktu pemberian: Umur 2, 4, 6, dan 15 bulan.
Catatan khusus: Bisa diberikan secara terpisah atau kombinasi.

- Pneumokokus (PCV) 
Manfaat: Melindungi tubuh dari bakteri pnemukokus yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan infeksi telinga.

Waktu pemberian: Umur 2, 4, 6 bulan, serta antara 12 - 15 bulan.
Catatan khusus: Kalau mama belum memberikannya hingga usia anak di atas 1 tahun, PCV hanya diberikan dua kali dengan interval 2 bulan. Jika usia anak sudah 2 - 5 tahun, PCV hanya diberikan 1 kali.

- Influenza 
Manfaat: Melindungi tubuh dari beberapa jenis virus influenza.

Waktu pemberian: Setahun sekali sejak usia 6 bulan. Bisa terus diberikan hingga dewasa.

Catatan khusus: Untuk usia di atas 2 tahun, vaksin bisa diberikan dalam bentuk semprotan pada saluran pernapasan.

- MMR (Measles, Mumps, Rubella)
Manfaat: Melindungi tubuh dari virus campak, gondok, dan rubella (campak Jerman).

Waktu pemberian: Usia 15 bulan, dan diulang saat anak berusia 6 tahun.

Catatan khusus: Bisa diberikan pada umur 12 bulan, jika belum mendapat campak di usia 9 bulan.

- Tifoid
Manfaat: Melindungi tubuh dari bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan demam tifoid (tifus).

Waktu pemberian: Pada umur di atas 2 tahun, dan diulang setiap 3 tahun.

Catatan khusus: Terdapat dua jenis, yaitu oral dan suntik. Tifoid oral diberikan padaanak di atas 6 tahun.

- Hepatitis A
Manfaat: Melindungi tubuh dari virus Hepatitis A, yang menyebabkan penyakit hati.

Waktu pemberian: Pada umur di atas 2 tahun, dua kali dengan interval 6 - 12 bulan.

- Varisela
Manfaat: Melindungi tubuh dari cacar air

Waktu pemberian: Pada umur di atas 5 tahun.

- HPV (Humanpapilloma Virus)
Manfaat: Melindungi tubuh dari Humanpapilloma Virus yang menyebabkan kanker mulut rahim.

Waktu pemberian: Pada anak umur di atas 10 tahun, diberikan 3 kali dengan jadwal 0, 1-2 bulan kemudian, serta 6 bulan kemudian.

SILABUS ASKEB IV ( PATOLOGI KEBIDANAN )




SILABUS ASKEB IV ( PATOLOGI KEBIDANAN )


SILABUS

Mata Kuliah                : Askeb IV (Patologi Kebidanan)
Semester                      : IV (Empat)
Beban Studi                : 2 SKS
Perguruan Tinggi         : STIKes RSHM

Peremuan
Tujuan
Pokok Bahasan/Sub Pokok Bahasan
Metode
Waktu
Media
Evaluasi
I
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Menjelaskan prinsip deteksi dini ibu dengan kehamilan,komplikasi,penyakit yang lazim terjadi dalam kehamilan,persalinan dan masa nifas
1.1.Prinsip deteksi dini terhadap kelainan, komplikasi dan penyakit yang lazim terjasi pada ibu masa kehamilan, persalinan dan masa nifas
1.1.1.      Pemeriksaan kehamilan dini (early ANCdetection)
1.1.2.      Kontak dini kehamilan trimester I
1.1.3.      Pelayanan ANC berdasarkan kebutuhan individu
1.1.4.      Skrining untuk deteksi dini

1.2.Deteksi dini penyulit persalinan
1.2.1.      Pemanfaatan patografi pada setiap persalinan kala I aktif

1.3.Deteksi dini komplikasi masa nifas
1.3.1.      2 jam masa nifas
1.3.2.      6 jam masa nifas
1.3.3.      6 hari masa nifas
1.3.4.      6 minggu masa nifas
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol,
Quesioner
II

Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Menjelaskan penyakit menyertai pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan dan nifas
2.1. Penyakit yang menyertai kehamilan dan
       persalinan
      2.1.1. TB Paru
      2.1.2. Ginjal
      2.1.3. Jantung
      2.1.4. DM
      2.1.5. Asma

2.2. Infeksi yang menyertai kehamilan dan
       persalinan
      2.2.1. Sypilis
      2.2.2. CMV (cytomegalovirus)
      2.2.3. Rubbela
      2.2.4. Herves
      2.2.5. Varicella
      2.2.6. Toxoplasmosis
      2.2.7. Infeksi Traktus Urinarius
      2.2.8.Hepatitis
      2.2.9. HIV/AIDS
      2.2.10. Typus Abdominalis
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
III
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melakukan deteksi dini kelainan, komplikasi dan penyulit masa kehamilan, persalinan dan nifas
3.1. Deteksi dini kehamilan, komplikasi, dan penyakit masa kehamilan, persalinan dan masa nifas

3.1.1. Masa Kehamilan
       - Trimester I
       - Trimester II
       - Trimester III
3.1.2. Masa Persalinan
       - Kala I
       - Kala II
       - Kala III
3.1.3. Masa Nifas
       - Kala IV
       - 6 jam
       - 6 hari
       - 6 minggu
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
IV
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan Asuhan Kebidanan pada ibu dengan komplikasi, kelainan, penyakit dalam masa kehamilan
4.1. Komplikasi dan penyakit kehamilan trimester I   
       dan II
       4.1.1. Anemia kehamilan
       4.1.2.Hyperemesis gravidarum
       4.1.3. Abortus
       4.1.4. KET
       4.1.5. Molahidatidosa

4.2. Komplikasi dan penyulit kehamilan trimester I
       dan II
       4.2.1. Kehamilan dengan hipertensi
             - Hipertensi essensial
             - Hipertensi karena kehamilan (PIH)
             - Preeklampsia
             - Eklampsia
      4.2.2. Perdarahan antepartum
             - Solusio plasenta
             - Plasenta previa
             - Inserto velamentosa
             - Ruptura sinus marginalis
             - Plasenta sirkumvatala
      4.2.3. Kelainan dalam lamanya kehamilan
             - Prematur
             - Postmatur
             - Intra uterine fetal death (IUFD)
Ceramah tanya jawab
60 menit
LCD, papan tuis, spidol
Quesioner
V
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan Asuhan Kebidanan pada ibu dengan komplikasi, kelainan, penyakit dalam masa kehamilan
5.1. Komplikasi dan penyulit kehamilan trimester I 
       dan II
       5.1.1. Kehamilan ganda
       5.1.2. Kelainan air ketuban
              - KPSW
              - Polihidramnion
              - Oligohidramnion
        5.1.3. Kelainan letak
              - Letak sungsang
              - Letak lintang
       5.1.4. Kehamilan disertai penyakit
             -  DM
             - Jantung
             - Sistem pernafasan
             - Sistem pencernaan
             - Sistem hematology
             - Sistem perkemihan
       5.1.5. Kehamilan dengan infeksi
             -Rubella
             - Hepatitis
      5.1.6. Kehamilan dengan PMS
             - Gonore/sypilis
             - HIV/AIDS
      5.1.7. Kehamilan dengan penyakit gangguan
                jiwa
            - Depresi
            - Psikosa
            - Psikoneorosa
Ceramah Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
VI
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan Asuhan Kebidanan pada masa ibu dengan komplikasi kelainan, penyakit dalam persalinan
6.1. Konsep dasar penyulit kala I dan II
   6.1.1. Konsep dasar kelainan presentasi dan posisi
          - Puncak kepala
          - Dahi
          - Muka
          - Persisten oksipito posterior
   6.1.2. Konsep dasar distosia
          - Distosia kelainan tenaga/his
             ~ His hipotonik
             ~ His hipertonik
             ~ His yang tidak terkoordinasi
   6.1.3. Distosia kelainan alat kandungan
          - Vulva
          - Vagina
          - Uterus/serviks
   6.1.4. Distosia kelainan janin
          - Bayi besar
          - Hydrocephalus
          - Kembar siam
          - Gawat janin
   6.1.5. Distosia kelainan jalan lahir
         - Keseimbangan PAP
         - Kesempitan bidang tengah pelvis
         - Kesempitan PBP

6.2. Persalinan dengan penyulit kala III dan IV
    6.2.1. Penyulit kala III persalinan
    6.2.2. Atonia uteri
    6.2.3. Retensio plasenta
    6.2.4. Emboli air ketuban
    6.2.5. Robekan jalan lahir
           - Perineum
           - Vagina
           - Serviks
    6.2.6. Inversio uteri
    6.2.7. Perdarahan kala IV (primer)
   6.2.8. Syok obstetrik
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
VII
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melakukan Asuhan Kebidanan pada ibu dengan komplikasi, kelainan, penyakit dalam masa nifas
7.1. Komplikasi dan penyakit dalam masa nifas
       serta penanganannya
   7.1.1. Infeksi nifas
          - Endomeritis
          - Peritonitas
         - Bendungan ASI
         - Infeksi payudara
         - Thrombophlebitis
         - Luka perineum
  7.1.2. Perdarahan post partum dan penanganannya
        - Tahapan: primer dan skunder
        - Penyebab: atonia uteri, retensio plasenta,
        robekan jalan lahir
  7.1.3. Gangguan psikologis masa nifas
         - Depresi post partum
         - Post partum blus
         - post partum psikosa
  
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner

UJIAN TENGAH SEMESTER





VIII
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melakukan Asuhan Kebidanan pada ibu dengan gangguan sistem reproduksi
8.1. Pengertian
8.2. Tujuan
8.3. Jenis, penyebab, patofisiologis dan gambaran
       klinis pada ibu
   8.3.1. Mastitis
   8.3.2. Fibrio adenoma
   8.3.3. Kista sarcoma filodes
   8.3.4. Sarcoma
   8.3.5. Kanker payudara
   8.3.6. Tumor jinak dan ganas pada vulva, vagina,
              tuba, uterus, duarium,
8.4. Prosedur pemeriksaan
8.5. Deteksi dini
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
IX
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan Asuhan Kebidanan pada infertilitas
9.1. Pengertian infertilitas
9.2. Pemeriksaan infertilitas
9.3. Masalah yang timbul pada infertilitas
9.4. Faktor yang mempengaruhi infertilitas
9.5. Manajemen kebidanan pada infertilitas
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
X
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan Asuhan Kebidanan pada masa klimaksterium/menopause
10.1. Pengertian klimakterium
10.2. Pengertian menopause
10.3. Tanda-tanda awal dari klimakterium dan
         menopause
10.4. Gangguan klimakterium dan menopause
10.5. Manajemen kebidanan klimakterium dan
        Menopause
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
XI
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan Asuhan Kebidanan pada perdarahan di luar haid
11.1. Pengertian
11.2. Tanda, gejala dan penanganan
      11.2.1. Polip
      11.2.2. Ero, portio
      11.2.3. Uleus portio
      11.2.4. Trauma
      11.2.5. Polips endometrium
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
XII
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan Asuhan Kebidanan pada radang genetalia interna 
12.1. Tanda, gejala dan penanganan
      12.1.1. Cerviksitis
      12.1.2. Endomentritis
      12.1.3. Endometriosis
      12.1.4. Myometritis
      12.1.5. Parametritis
      12.1.6. Adnexitis
      12.1.7. Peritonitis
      12.1.8. Pelviksitis
      12.1.9. Kelainan pada ovarium
      12.1.10. Salpingitis
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
XIII
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Melaksanakan pendokumentasian sesuai dengan format yang tersedia di institusi pelayanan
13.1. Praktek dokumentasi kebidanan patologi
      13.1.1. Pengkajian data
      13.1.2. Rumusan diagnosa/masalah
      13.1.3. Perencanaan asuhan
      13.1.4. Pelaksanaan asuhan
      13.1.5. Evaluasi asuhan
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner
XIV
Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat:
Pelaksanaan rujukan berdasarkan standar praktik kebidanan dan protap
14.1. Sistem rujukan
Ceramah
Tanya jawab
60 menit
LCD, papan tulis, spidol
Quesioner

UJIAN AKHIR SEMESTER